Posted by: savetheprince on: December 27, 2010
well, check it yourself in HERE
And here comes junior high school. tiga sekawan kucing itu masih berkeliaran di rumahku. Namun satu persatu mulai berguguran. Acar adalah the last survivor sebelum akhirnya dia juga kehilangan nyawanya.
Masa-masa tanpa kucing cukup kelam… Namun habis gelap terbitlah terang. Seorang tetangga, sebut saja Caroline, memutuskan untuk menjual kucing anggoranya yang bernama Ocha kepada kami. Melihat ketertarikanku dan adikku akan Ocha, mama memutuskan untuk melepas penderitaan Caroline dan membeli Ocha. Datanglah Ocha sang anggora ke rumah tangga kami.
Atas dasar perubahan household, aku dan adikku memutuskan untuk merubah nama Ocha menjadi Ochi. Ochi adalah kali pertama aku diajari untuk memelihara kucing secara profesional. Kami diajari untuk memberinya makanan kucing (kucing-kucingku selama ini cukup diberi nasi+sisa lauk+sedikit susu), memandikannya, serta lain-lain. Ochi juga berbeda dengan kucing-kucing yang selama ini aku pelihara, dia diletakkan di dalam kandang dan hanya dikeluarkan di saat-saat tertentu.

Namun namanya anak muda, pasti suatu saat berbuat kesalahan. Saat itu aku dan adikku sangat senang denga Ochi sehingga sering membawanya keluar kandang. kami tidak menyadari bahwa ada sepasang mata liar yang tertarik dengan Ochi. Bukan.. Ochi bukan hilang dicuri, tapi dihamili oleh kucing ga jelas (oh iya, Ochi betina). Dan Ochi pun hamil. Ochi mengandung 3 anak, yang dua diantaranya mati dalam umur yang singkat, begitu juga Ochi. Seorang ahli mengatakan bahwa sebagai kucing elit, Ochi belum siap untuk melahirkan karena itu dia sendiri ikut meninggal, poor cat.

Tapi Ochi sempat meninggalkan satu keturunan, kucing jantan berwarna hitam legam yang diberi nama Boncep. Boncep adalah kucing jantan yang sangat sehat, for he is still around even at THIS very second. Aku tidak terlalu peduli tentang gosip bahwa kucing hitam membawa kesialan, because Boncep is just so cute. Setelah baru-baru ini aku menonton How to Train Your Dragon, aku pun semakin melihat bahwa Boncep ini cukup mirip dengan Night Fury, hahaha

Beberapa bulan ke depan Boncep sudah menjadi kucing dewasa yang matang. Orangtuaku pun berpendapat sama. Suatu hari, mereka membawakan kucing betina (anggora juga) yang diberi nama Ocha (yeah, Ochi’s previous name). Ocha pun sukses hamil di tangan Boncep tapi nasib yang sama menimpa Ocha. Dia meninggal dengan melahirkan 3 anak kucing, dan akan kucingnya pun hanya 1 yang selamat.
Kucing ku yang terbaru… bernama Bonca (yeah, Boncep + Ocha). Awalnya dia terlihat seperti kucing kuning biasa, namu seiring pertumbuhannya ada yang spesial. Bonca terlihat seperti kucing pada umumnya, dengan bulu berwarna kuning. Tapi di bagian ekornya, bulunya mekar layaknya seekor rubah.

Dan sampai saat ini pun, Boncep dan Bonca masih berkeliaran di rumahku, live long and prosper my friend…
Recent Comments